Selamat datang di Balai Belajar Masyarakat....

Balai Belajar Masyarakat (BBM) mengajak belajar dan terus belajar.

Selasa, 19 Juni 2012

Mengapa Ponsel Perlu Dimatikan dalam Pesawat?


Sumber : suaramerdeka.com

Di tengah hiruk pikuk upaya evakuasi korban Sukhoi Superjet 100, tiba-tiba ada berita mengejutkan bahwa ternyata ada penumpang pesawat  itu yang masih tetap menyalakan ponselnya saat pesawat sedang mengudara.
Setiap kali kita hendak terbang dengan pesawat, pramugari pasti meminta para penumpang agar mematikan HP-nya selama penerbangan berlangsung. Imbauan yang sudah menjadi protap (prosedur tetap) sebelum penerbangan itu sudah sering kita dengar, namun ironisnya ternyata masih banyak penumpang yang tidak mematuhinya.
Saat ini, naik pesawat terbang bukanlah monopoli orang yang berkantong tebal saja, karena banyak maskapai yang menjual tarif yang relatif murah dan terjangkau. Begitu pula dengan ponsel (HP). Harga HP yang semakin murah dan terjangkau, membuat semua orang bisa memiliki HP dan berkomunikasi dengan murah dan cepat, kepada siapa saja dan di mana saja, termasuk di dalam pesawat yang sedang terbang.  Padahal, ponsel yang aktif di dalam pesawat terbang dapat mengganggu kendali / navigasi pesawat. Akibatnya, pesawat beserta seluruh penumpang dan awak pesawat terancam keselamatannya. Sebab kendali / navigasi pesawat menggunakan serangkaian alat eletronik digital yang sangat sentitif terhadap frekuensi gelombang radio, sedangkan HP mengeluarkan/menerima gelombang radio yang sangat kuat.

Keluarga Berantakan, Masa Depan Anak Tergadaikan


Oleh : Cahyadi Takariawan


Saya, sebagaimana juga anda dan masyarakat Indonesia pada umumnya, sangat peduli dengan urusan ketahanan keluarga. Jika saya banyak terlibat dalam pembahasan mengenai keharmonisan keluarga, itu karena saya sangat yakin bahwa kekuatan bangsa Indonesia harus dibangun melalui keluarga. Pembentukan karakter bangsa, harus dimulai dari pembentukan karakter dalam keluarga. Tidak ada karakter yang bisa dibangun tanpa keharmonisan keluarga.
Apabila keluarga kita harmonis, ini adalah sumbangan besar terhadap terciptanya masyarakat, bangsa dan negara yang harmonis. Sebaliknya, apabila ada keluarga yang berantakan, keluarga yang pecah berkeping, akan memberikan kontribusi secara negatif terhadap kebaikan masyarakat, bangsa dan negara. Dengan demikian, menjaga keharmonisan keluarga bukan hanya kepentingan masing-masing individu anggota keluarga, namun menjadi kepentingan bangsa dan negara. Jika keluarga berantakan, akan menjadi persoalan yang membebani bangsa dan negara pula.

Minggu, 17 Juni 2012

Memahami Makna Pendidikan



Pengertian Pendidikan
Definisi tentang pendidikan yang dibuat oleh para ahli beraneka ragam, dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain. Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Berikut beberapa definisi tentang pendidikan.
a.     Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya
Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Nilai-nilai budaya tersebut mengalami proses transformasi dari generasi tua ke generasi muda. Ada tiga bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran, rasa tanggung jawab, dan lain-lain.

MENGAPA AIR REBUSAN MI INSTAN HARUS DIBUANG?


Sumber – islamic-world.net

Mi instan merupakan salah satu makanan yang paling mudah ditemukan, praktis, dan disukai banyak orang karena rasanya yang enak. Daya simpannya yang lama juga membuat mi instan kerap menjadi pilihan untuk mereka yang tinggal sendiri, namun tak punya waktu untuk memasak.
Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi mi instan disinyalir akan menimbulkan banyak efek negatif bagi tubuh oleh karena kandungan bahan pengawet atau penyedap rasanya. Kemudian, selain kandungan karbohidrat, mi instan tak cukup memiliki kandungan vitamin, mineral, atau serat, yang bermanfaat bagi tubuh. Sehingga, pada dasarnya mi instan tidak cukup memiliki nutrisi bagi keseimbangan gizi tubuh manusia.\
"Namun yang paling berbahaya adalah adanya kandungan bahan pengawet, MSG (monosodium glutamat), dan bahan pewarna makanan yang ada di dalam mi instan," ungkap dr Patricia Wijaya, dokter ahli kecantikan dari Beauty Inc. kepada Kompas Female.

Minggu, 08 April 2012

Ingin Anak Berprestasi? Atur Durasi Tidurnya


Tidur merupakan suatu keharusan untuk bisa melakukan kegiatan di hari berikutnya. Durasi tidur pada malam hari ternyata sangat mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang, apalagi pada anak-anak.
Sebuah penelitian yang melibatkan 142 siswa sekolah dasar dilakukan untuk membandingkan jumlah jam tidur dengan kinerja keterampilan akademik. Bila jam tidur anak-anak kurang dari sembilan jam biasanya menemukan kesulitan dalam belajar di sekolah keesokan harinya.
Anak-anak berusia enam dan tujuh tahun yang kurang tidur cenderung akan sulit berkomunikasi dan mengerjakan matematika. Keahlian mengeja, tata bahasa yang digunakan, serta pemahaman mereka juga terganggu. Memori dan kemampuan belajarlah yang terpengaruh.

Gengsi Tak Membuat Anda Sukses, Tetapi Jika Anda Sukses Maka Anda Bergengsi

Oleh : Christian Adrianto 

Suatu hari, saya diundang di sebuah kampus di Jawa Tengah untuk Training Motivasi  dan berbicara tentang entrepreneurship, salah satu mahasiswa peserta seminar saya bertanya : ”Pak, kenapa kebanyakan pengusaha sukses adalah orang orang yang tidak kuliah? Lalu bagaimana dengan saya yang sudah mau lulus S1. Jadi saya tidak dapat menjadi pengusaha sukses dong?”
Siapapun BISA menjadi pengusaha sukses. Sukses tidak ditentukan oleh pendidikan semata. Mitos yang Terjadi semakin tinggi pendidikan peluang untuk sukses semakin besar. Namun pada kenyataannya, kaum muda sekarang kebanyakan enggan menjadi pengusaha. Kebanyakan setelah lulus sarjana, mereka melamar kerja atau menjadi karyawan. Jarang sekali yang lulus sarjana, lalu memulai karir sebagai wirausaha, misalnya sebagai pedagang bakso. Sedangkan teman teman yang pendidikan terbatas, mau tidak mau harus berwirausaha dan dipaksa harus lebih kreatif. Karena mau melamar kerja, menjadi pegawai sulit diterima, terutama yang mensyaratkan pendidikan yang tinggi.
Jadi untuk menjadi pengusaha sukses, yang dibutuhkan adalah tekad dan kerja keras, dan membuang gengsi. Karena Gengsi tidak membuat anda Sukses, tetapi jika anda Sukses anda akan Bergengsi.

Delapan Kesalahan Organisasi

Oleh : Cahyadi Takariawan

Anda aktif dalam kegiatan organisasi? Kadang kita mengalami kebosanan melihat dinamika organisasi yang “begitu-begitu saja”, bahkan tampak mandeg. Terutama untuk organisasi yang sudah tua atau sudah lama berdiri, sering mengalami kejumudan, kelambanan dan bahkan disorientasi.
Para pengurus sampai kepada kesimpulan harus ada perubahan besar untuk menyegarkan organisasi. Visi perubahan dicanangkan, berbagai program digariskan, agar organisasi bisa segar dan kembali dinamis. Jika organisasi mengalami penyegaran, maka produktivitas hasil pasti akan meningkat bahkan berlipat.
Namun, keinginan melakukan perubahan besar dalam oirganisasi tidak selalu bisa berjalan mulus. Bahakan kadang tidak bisa dilaksanakan, akhirnya organisasi kembali kepada keadaan semula dan tidak mengalami perubahan yang berarti. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Jika kita pinjam istilah John P. Kotter (1996) dalam bukunya "Leading Change" ada delapan kesalahan yang sering dilakukan pemimpin dan anggota, yang menyebabkan organisasi  mengalami kegagalan dalam melakukan perubahan besar. Delapan kesalahan tersebut adalah :