Selamat datang di Balai Belajar Masyarakat....

Balai Belajar Masyarakat (BBM) mengajak belajar dan terus belajar.

Kamis, 28 Juni 2012

Program Tahfizh Liburan Sekolah


Program Tahfizh Liburan Sekolah

Liburan Sekolah harus memberikan manfaat dan nilai tambah bagi anak-anak. Oleh karena itu, harus ada program yang jelas dan terarah, agar anak-anak selama liburan dapat mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat.
Balai Belajar Masyarakat (BBM) segera menggelar acara liburan sekolah untuk anak-anak sekolah SD, SMP, SMA dan yang sederajat.
Kegiatan Liburan berupa Program Tahfizh Al Qur’an, digelar tanggal 4,5, 6 Juli 2012 dan dilanjutkan 9 – 13 Juli 2012, jam 06.00 – 08.00 wib. Program menghafal Al Qur’an ini diperuntukkan anak-anak sekolah dari SD, SMP, SMA dan yang sederajat.
Program Tahfizh diasuh oleh Ustadzah Hefie, Ustadzah Yanti, Ustadzah Suli, dan Tim BBM.
Pendaftaran langsung ke tempat kegiatan, Balai Belajar Masyarakat, kampung Mertosanan Kulon RT 02, desa Potorono, kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.
Kontak Panitia 0274-7020915 atau 085643114566.
Kontribusi Program Rp. 35.000,-
Segera daftarkan putra putri, adik-adik, keponakan, jangan lupa ajak tetangga dan kenalan anda.

Minggu, 24 Juni 2012

Jika Isteri Tidak Sempat Memasak


Oleh : Cahyadi Takariawan


Maksud hati membantu suami menambah penghasilan, apa daya anak jadi korban. Akibat kerap meninggalkan buah hatinya, Hilal Aljajira (6), Erna Sutika (32) kini harus menelan pil pahit. Usus Hilal bocor dan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hilal hanya menyantap mi instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya. Ini karena Erna sibuk bekerja mencari uang.
Ada lagi kisah mengerikan yang barusan saya baca, postingan Kompasianer Didowardah (http://kesehatan.kompasiana.com/makanan/2012/06/24/hidup-hemat-ala-anak-kost-bukan-berarti-mengidolakan-mie-instan/). Kisah-kisah yang terkait dengan dampak negatif mengkonsumsi mi instan secara berlebihan. Termasuk kisah yang di-link dari sebuah portal berita.
Kendati sudah sangat sering membaca tulisan semacam itu, namun saya tetap membacanya, mengingat keluarga saya termasuk penggemar mi instan. Kisah-kisah tersebut semakin menguatkan argumen perlunya berhati-hati dan mewaspadai mi instan.

Selasa, 19 Juni 2012

Aku Mau Mama Pulang


oleh Generation of Knowledge


Ini kisah nyata seorang bocah laki-laki bernama Zhang Da yang hidup di Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Perhatiannya yang begitu besar kepada papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja sangat keras, membuat Zhang Da yang baru berumur 10 tahun ini pantas disebut anak luar biasa.
Saking langkanya seorang anak berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah Tiongkok menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat, mereka memutuskan untuk menganugerahinya penghargaan negara. Di Kota Nanjing, awal tahun 2006, Pemerintah Tiongkok menyiarkan langsung ke seluruh pelosok negeri pemberian penghargaan kepada 10 orang hebat diantara miliaran penduduk Tiongkok, salah satunya adalah Zhang Da.

Ayah Jangan Malas Bermain dengan Anak


Sumber - www.detik.com

Sebagian besar ayah menghabiskan waktunya di luar rumah untuk bekerja dan hanya punya sedikit waktu untuk anak-anaknya. Sebenarnya ayah harus punya waktu bersama anaknya untuk meningkatkan hubungan dan membuat keluarga kompak karena saling mendukung.
Psikolog telah menemukan bahwa pasangan akan memiliki hubungan yang lebih kuat dan kompak ketika ayahnya punya waktu lebih banyak untuk bermain dengan anaknya. "Anda tentu bisa memiliki hubungan orangtua yang saling mendukung tanpa berbagi tanggung jawab dan kasih sayang yang sama, tapi itu bukan resep untuk semua pasangan," ujar Profesor Sarah Schoppe-Sullivan dari Ohio State University, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (1/2/2011).

Shisha Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok


Oleh : cylonsky.blogspot.com


Hasil penelitian dari peneliti Laboratorium Nasional Prancis yang dipublikasikan Agen Anti Tembakau Prancis (OFT) menemukan bahwa menghisap shisha sama dengan menghisap karbon monoksida dari 15–52 rokok.Itu artinya sama dengan menghisap tar dari 27–102 batang rokok. OFT juga menyatakan bahwa shisha merupakan sumber utama polusi udara dalam gedung atau area tertutup.Presiden OFT, Bertrand Dautzenberg mengatakan,jika dibandingkan dengan data asap rokok biasa, seorang penghisap shisha sama menimbulkan polusi dengan sekitar 70 penghisap rokok biasa.

Tes ini dikembangkan oleh Laboratoire National d'Essais (LNE) pada tiga bentuk.Yakni shisha dengan yang digunakan dalam karbon yang menyala sendiri dalam skala kecil,besar,dan karbon alam shisha dalam volume kecil. Laboratorium ini menggunakan tiga parameter yang diukur dengan menganalisis asap pada satu pak rokok, terkait dengan kadar tar, nikotin,dan karbon monoksida. Untuk 70 liter (16 galon) asap yang diproduksi shisha,untuk tipe karbon yang menyala sendiri dalam skala kecil, menghasilkan kadar tar 319 miligram, yang merupakan 32 kali ukuran batas asap rokok di Eropa.

Mengapa Ponsel Perlu Dimatikan dalam Pesawat?


Sumber : suaramerdeka.com

Di tengah hiruk pikuk upaya evakuasi korban Sukhoi Superjet 100, tiba-tiba ada berita mengejutkan bahwa ternyata ada penumpang pesawat  itu yang masih tetap menyalakan ponselnya saat pesawat sedang mengudara.
Setiap kali kita hendak terbang dengan pesawat, pramugari pasti meminta para penumpang agar mematikan HP-nya selama penerbangan berlangsung. Imbauan yang sudah menjadi protap (prosedur tetap) sebelum penerbangan itu sudah sering kita dengar, namun ironisnya ternyata masih banyak penumpang yang tidak mematuhinya.
Saat ini, naik pesawat terbang bukanlah monopoli orang yang berkantong tebal saja, karena banyak maskapai yang menjual tarif yang relatif murah dan terjangkau. Begitu pula dengan ponsel (HP). Harga HP yang semakin murah dan terjangkau, membuat semua orang bisa memiliki HP dan berkomunikasi dengan murah dan cepat, kepada siapa saja dan di mana saja, termasuk di dalam pesawat yang sedang terbang.  Padahal, ponsel yang aktif di dalam pesawat terbang dapat mengganggu kendali / navigasi pesawat. Akibatnya, pesawat beserta seluruh penumpang dan awak pesawat terancam keselamatannya. Sebab kendali / navigasi pesawat menggunakan serangkaian alat eletronik digital yang sangat sentitif terhadap frekuensi gelombang radio, sedangkan HP mengeluarkan/menerima gelombang radio yang sangat kuat.

Keluarga Berantakan, Masa Depan Anak Tergadaikan


Oleh : Cahyadi Takariawan


Saya, sebagaimana juga anda dan masyarakat Indonesia pada umumnya, sangat peduli dengan urusan ketahanan keluarga. Jika saya banyak terlibat dalam pembahasan mengenai keharmonisan keluarga, itu karena saya sangat yakin bahwa kekuatan bangsa Indonesia harus dibangun melalui keluarga. Pembentukan karakter bangsa, harus dimulai dari pembentukan karakter dalam keluarga. Tidak ada karakter yang bisa dibangun tanpa keharmonisan keluarga.
Apabila keluarga kita harmonis, ini adalah sumbangan besar terhadap terciptanya masyarakat, bangsa dan negara yang harmonis. Sebaliknya, apabila ada keluarga yang berantakan, keluarga yang pecah berkeping, akan memberikan kontribusi secara negatif terhadap kebaikan masyarakat, bangsa dan negara. Dengan demikian, menjaga keharmonisan keluarga bukan hanya kepentingan masing-masing individu anggota keluarga, namun menjadi kepentingan bangsa dan negara. Jika keluarga berantakan, akan menjadi persoalan yang membebani bangsa dan negara pula.

Minggu, 17 Juni 2012

Memahami Makna Pendidikan



Pengertian Pendidikan
Definisi tentang pendidikan yang dibuat oleh para ahli beraneka ragam, dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain. Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Berikut beberapa definisi tentang pendidikan.
a.     Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya
Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Nilai-nilai budaya tersebut mengalami proses transformasi dari generasi tua ke generasi muda. Ada tiga bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran, rasa tanggung jawab, dan lain-lain.

MENGAPA AIR REBUSAN MI INSTAN HARUS DIBUANG?


Sumber – islamic-world.net

Mi instan merupakan salah satu makanan yang paling mudah ditemukan, praktis, dan disukai banyak orang karena rasanya yang enak. Daya simpannya yang lama juga membuat mi instan kerap menjadi pilihan untuk mereka yang tinggal sendiri, namun tak punya waktu untuk memasak.
Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi mi instan disinyalir akan menimbulkan banyak efek negatif bagi tubuh oleh karena kandungan bahan pengawet atau penyedap rasanya. Kemudian, selain kandungan karbohidrat, mi instan tak cukup memiliki kandungan vitamin, mineral, atau serat, yang bermanfaat bagi tubuh. Sehingga, pada dasarnya mi instan tidak cukup memiliki nutrisi bagi keseimbangan gizi tubuh manusia.\
"Namun yang paling berbahaya adalah adanya kandungan bahan pengawet, MSG (monosodium glutamat), dan bahan pewarna makanan yang ada di dalam mi instan," ungkap dr Patricia Wijaya, dokter ahli kecantikan dari Beauty Inc. kepada Kompas Female.

Minggu, 08 April 2012

Ingin Anak Berprestasi? Atur Durasi Tidurnya


Tidur merupakan suatu keharusan untuk bisa melakukan kegiatan di hari berikutnya. Durasi tidur pada malam hari ternyata sangat mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang, apalagi pada anak-anak.
Sebuah penelitian yang melibatkan 142 siswa sekolah dasar dilakukan untuk membandingkan jumlah jam tidur dengan kinerja keterampilan akademik. Bila jam tidur anak-anak kurang dari sembilan jam biasanya menemukan kesulitan dalam belajar di sekolah keesokan harinya.
Anak-anak berusia enam dan tujuh tahun yang kurang tidur cenderung akan sulit berkomunikasi dan mengerjakan matematika. Keahlian mengeja, tata bahasa yang digunakan, serta pemahaman mereka juga terganggu. Memori dan kemampuan belajarlah yang terpengaruh.

Gengsi Tak Membuat Anda Sukses, Tetapi Jika Anda Sukses Maka Anda Bergengsi

Oleh : Christian Adrianto 

Suatu hari, saya diundang di sebuah kampus di Jawa Tengah untuk Training Motivasi  dan berbicara tentang entrepreneurship, salah satu mahasiswa peserta seminar saya bertanya : ”Pak, kenapa kebanyakan pengusaha sukses adalah orang orang yang tidak kuliah? Lalu bagaimana dengan saya yang sudah mau lulus S1. Jadi saya tidak dapat menjadi pengusaha sukses dong?”
Siapapun BISA menjadi pengusaha sukses. Sukses tidak ditentukan oleh pendidikan semata. Mitos yang Terjadi semakin tinggi pendidikan peluang untuk sukses semakin besar. Namun pada kenyataannya, kaum muda sekarang kebanyakan enggan menjadi pengusaha. Kebanyakan setelah lulus sarjana, mereka melamar kerja atau menjadi karyawan. Jarang sekali yang lulus sarjana, lalu memulai karir sebagai wirausaha, misalnya sebagai pedagang bakso. Sedangkan teman teman yang pendidikan terbatas, mau tidak mau harus berwirausaha dan dipaksa harus lebih kreatif. Karena mau melamar kerja, menjadi pegawai sulit diterima, terutama yang mensyaratkan pendidikan yang tinggi.
Jadi untuk menjadi pengusaha sukses, yang dibutuhkan adalah tekad dan kerja keras, dan membuang gengsi. Karena Gengsi tidak membuat anda Sukses, tetapi jika anda Sukses anda akan Bergengsi.

Delapan Kesalahan Organisasi

Oleh : Cahyadi Takariawan

Anda aktif dalam kegiatan organisasi? Kadang kita mengalami kebosanan melihat dinamika organisasi yang “begitu-begitu saja”, bahkan tampak mandeg. Terutama untuk organisasi yang sudah tua atau sudah lama berdiri, sering mengalami kejumudan, kelambanan dan bahkan disorientasi.
Para pengurus sampai kepada kesimpulan harus ada perubahan besar untuk menyegarkan organisasi. Visi perubahan dicanangkan, berbagai program digariskan, agar organisasi bisa segar dan kembali dinamis. Jika organisasi mengalami penyegaran, maka produktivitas hasil pasti akan meningkat bahkan berlipat.
Namun, keinginan melakukan perubahan besar dalam oirganisasi tidak selalu bisa berjalan mulus. Bahakan kadang tidak bisa dilaksanakan, akhirnya organisasi kembali kepada keadaan semula dan tidak mengalami perubahan yang berarti. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Jika kita pinjam istilah John P. Kotter (1996) dalam bukunya "Leading Change" ada delapan kesalahan yang sering dilakukan pemimpin dan anggota, yang menyebabkan organisasi  mengalami kegagalan dalam melakukan perubahan besar. Delapan kesalahan tersebut adalah :

Sabtu, 14 Januari 2012

Guru Favorit: Membangun Suasana Menyenangkan

Oleh : Akhmad Muhaimin Azzet

Siapa saja pasti akan merasa senang bila berada dalam suasana yang menyenangkan. Orang yang pandai membangun suasana yang menyenangkan dalam sebuah hubungan, juga pasti akan disenangi oleh banyak orang. Demikian pula dengan guru hendaknya pandai membawa membawa suasana yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar.
Dalam banyak kesempatan, penulis sering mengamati bahwa ternyata guru favorit atau yang banyak disenangi oleh murid-murid adalah seorang guru yang menyenangkan. Seorang guru yang menyenangkan adalah seseorang yang mempunyai kepribadian sebagai berikut:

Kamis, 05 Januari 2012

Game Online Perusak Moral Anak

Oleh : Eka Wijayanti


Maraknya berbagai game online yang tersebar banyak di dunia maya perlahan namun pasti, nampaknya akan merusak moral anak bangsa. Salah satu yang popular yaitu Point Blank, bukan maksud untuk menyidir atau menyalahkan permainan tersebut, yang saya lihat belakangan ini memang seperti itu

Sebut saja kakak beradik yang bernama andi dan budi ( keduanya bukan nama sebenarnya ) kira kira usia mereka berumur  9 tahun dan 11 tahun. Keisengan mereka yang berawal dari pergi ke warnet, sekedar untuk browsing tugas sekolah kemudian melihat para ‘senior’ mereka bermain game online, setelah beberapa minggu akhirnya mereka mencoba bermain sendiri, hasil dari uang jajan yang di berikan orang tua ketika mereka sekolah, malah di gunakan untuk bermain game selepas pulang sekolah, dari yang awalnya hanya main 1 jam atau 2 jam, lama kelamaan meningkat main paket selama 4 jam.

Senin, 02 Januari 2012

Tayangan Sadis ‘Game On Line’ Pada Anak-anak

Oleh : Sigit Priyadi



Pernahkah Anda membayangkan bahwa anak laki-laki Anda tumbuh menjadi anak laki-laki yang tega menyiksa binatang atau melakukan kekerasan terhadap teman-temannya? Saya bukan seorang ahli kejiwaan. Namun saya merasa was-was setelah melihat tayangan di sebuah arena penyewaan ‘Game Net’ yang mempertontonkan adegan kekerasan secara vulgar. Adegan pembunuhan dalam ‘game’ itu tampak realistic, yang dimainkan oleh beberapa orang anak kecil seumuran murid SD/ SMP.

Darah yang menyiprat ketika belati disabetkan ke tubuh lawan tampak sangat mengerikan dimata saya. Fakta  perasaan ngeri itu saya alami ketika masuk ke sebuah tempat usaha ‘game on line’ di dekat pertigaan jalan Bugisan dan Sugeng Jeroni, Jogja Selatan.

Saya mungkin tergolong kuna karena tidak pernah melihat perkembangan teknologi ‘game’ yang terus tumbuh subur di arena permainan anak-anak perkotaan. Jujur saja, saya bahkan tidak pernah memainkan ‘game’ apapun semenjak era video game mulai muncul saat saya masih SD di tahun 1970-an, dengan teknologi yang sangat sederhana. 

Tampilan jenis permainannya juga sangat terbatas, misalnya: balap mobil formula dua dimensi, ataupun jenis menembak sasaran. Namun ditengah kemajuan dan kecerdasan anak-anak jaman sekarang, kelihatannya dampak negative kekerasan dalam ‘game on line’ harus dipantau dengan seksama. Ditambah lagi, biasanya saat bermain anak-anak juga mengeluarkan ucapan-ucapan yang bernada mengumpat dengan bahasa yang sangat  kasar. Berarti telah terjadi penjungkirbalikan pendidikan karakter yang sedang mulai dihidupkan dalam pengajaran tingkat sekolah dasar.

Apakah tidak ada aturan yang keras dari pihak berwenang guna membatasi usia pemain ‘game’ di tempat-tempat usaha penyewaan ‘game’ di kota-kota besar? Seharusnya anak-anak ( laki-laki ) diberi perlindungan oleh orang tua dan semua kalangan pemerhati pendidikan, termasuk pemerintah daerah, dari pengaruh buruk tayangan sadis ‘game on line’ yang telah menjadi ‘candu’ bagi anak-anak.

Minggu, 01 Januari 2012

2012 : Badai Matahari dan Dunia Tanpa Internet

Oleh : Syukri Muhammad Syukri


Di tengah maraknya isu kiamat yang diramal suku Maya akan terjadi tanggal 21 Desember 2012, sudah cukup meresahkan. Kini berkembang pula analisa tentang kemungkinan terjadinya tsunami Matahari atau disebut juga badai Matahari pada tahun 2012. Isu tersebut makin meresahkan plus merisaukan masyarakat.

Sebagai ummat beragama, tentu semua isu itu sepenuhnya berada dalam kekuasaan Sang Khalik. Kalau Dia berkehendak, maka semuanya dapat terjadi. Sebagai manusia biasa, kita wajib berikhtiar dan belajar. Kita hendaknya tidak berpasrah diri terhadap isu tersebut, tetapi harus mempelajari apa sesungguhnya yang sedang dan akan terjadi di alam semesta ini.

Apa sebenarnya Badai Matahari? Kompasianer juga bingung, karena sangat awam terhadap istilah Badai Matahari. Oleh karena sering diulas di televisi dan media massa, berarti isu ini penting dan bukan khayalan. Kompasianer mencoba mencari informasi itu di situs pencari Google, dan banyak informasi ditemukan. Salah satu sumber informasi menarik adalah yang ditulis Yuni Ikawati di Kompas.com tanggal 26 Nopember 2008.

Sabtu, 31 Desember 2011

Syukuri Setiap Detik Waktumu seperti Tahun Baru

Oleh : Tri Hatmoko



Gegap gempita menyambut pergantian tahun makin meriah saja. Momentum itu seolah menjadi maha penting untuk dirayakan. Berbagai keramaian dirancang dan dibuat sesepektakuler mungkin. Gebyar nyala kembang api dan tiupan terompet seolah menjadi iringan yang wajib ada. Setiap orang seolah tak boleh berdiam tanpa acara yang bermakna. Bumbu – bumbu mistis menjadi penyedap pembenaran.

Apakah pergantian tahun memang sepenting itu dan harus disambut dengan kemeriahan yang demikian? Adakah yang memang sungguh berbeda di titik waktu pergantian tahun dengan waktu – waktu lainnya? Mungkinkah ini hanya sepotong waktu yang sengaja dipropagandakan demi keuntungan ekonomi?

Kamis, 08 Desember 2011

Pengaruh Televisi pada Pendidikan Anak


Ada hal yang sangat menggelisahkan saat menyaksikan tayangan-tayangan televisi. Hampir semua stasiun televisi, banyak menayangkan program acara (terutama sinetron) yang mengandung unsur kekerasan (sadisme), pornografi, mistik, dan kemewahan (hedonisme). Tayangan-tayangan tersebut terus berlomba demi rating tanpa memperhatikan dampak bagi pemirsanya. Kegelisahan itu semakin bertambah karena tayangan-tayangan tersebut dengan mudah bisa dikonsumsi oleh anak-anak.

Yayasan Kesejahteraan Indonesia mencatat bahwa rata-rata anak usia sekolah dasar menonton televisi antara 30 sampai 35 jam setiap minggu. Artinya, pada hari-hari biasa, mereka menonton tayangan televisi lebih dari 4 hingga 5 jam dalam sehari. Sementara itu di hari Minggu bisa mencapai 7 hingga 8 jam. Jika rata-rata menonton televisi 4 jam dalam sehari, berarti setahun sekitar 1.400 jam atau 1.800 jam, sampai seorang anak lulus SLTA. Padahal waktu yang dilewatkan anak-anak mulai dari TK sampai SLTA hanya 13.000 jam. Hal ini berarti anak-anak meluangkan lebih banyak waktu untuk menonton televisi dari pada ntuk kegiatan apapun, kecuali tidur.

Jumat, 02 Desember 2011

PERAN AKTIF OTAK DALAM MENJADIKAN ANAK KRITIS,KREATIF DAN PROBLEM SOLVER

Oleh : Atandira Suainingrum


Seiring dengan perkembangan zaman terutama dalam pendidikan saat ini, lembaga pendidikan harus mampu mengupayakan suatu program yang sesuai dengan perkembangan anak, situasi, kondisi, dan kebutuhan peserta didik. Memang kita akui saat ini lembaga-lembaga pendidikan sudah mengembangkan sistem pendidikan yang berorientasi pada bagaimana peserta didik dapat berfikir kreatif dan kritis sehingga mampu menemukan sendiri pengetahuan-pengetahuan baru. Tidak mudah untuk membangun anak menjadi manusia kritis, kreatif dan problem solver maka diperlukan suatu pembaharuan strategi, metode, dan teknik pembelajaran.
Mengacu pada Teori hemisphere, yakni teori yang menjelaskan tentang belahan otak kanan dan belahan otak kiri. Teori belahan otak kanan adalah belahan otak yang berfungsi dalam hal berkreativitas sedangkan belahan otak kiri berperan dalam kegiatan motorik (motor sequence) yaitu berhubungan dengan logika, analisa, bahasa, rangkaian dan matematika. Otak merupakan organ tubuh manusia yang paling kompleks, akibatnya dalam pengajaran dan pembelajaran kini dapat menggunakan pendekatan dengan cara yang disejajarkan dengan bagaimana otak belajar secara alamiah. Karena kedua belahan otak penting, maka orang memanfaatkan kedua belahan otak ini secara seimbang. Salah satu cara untuk menyeimbangkan cara kerja belahan otak kanan dan belahan otak kiri yaitu kita dapat menggunakan musik dalam melakukan aktifitas berpikir, serta berolahraga secara teratur. Intektual merupakan kemampuan untuk memperoleh berbagai informasi dan menerapkanya.

Senin, 28 November 2011

PENDIDIKAN DALAM MASYARAKAT MODERN DAN SEDERHANA (2)

Oleh : Supratman Zakir, M. Pd., M. Kom



E.        PENDIDIKAN DALAM MASYARAKAT SEDERHANA DAN MODERN

Sangat berbeda dengan masyarakat modern, anak-anak masyarakat sederhana turut serta secara aktif dalam kehidupan masyarakat. Dari umur muda mereka diharapka mempunyai tanggung jawab sesuai dengan kekuatan dan pengalamannya.

Masyarakat sederhana mempunyai pengetahuan yang kurang terspesialisasi dan sedikit keterampilan yang diajarkan membuat mereka tiada keperluan rasanya untuk menciptakan institusi yang terpisah bagi pendidikan sepeti sekolah. Sebagai gantinya anak-anak memperoleh warisan budaya dengan mengamati dan meniru orang dewasa dalam berbagai kegiatan seperti upacara, berburu, pertanian dan panen.